Skip to main content

Episode 1 [ Part 2 ]



 
Cinta untuk persahabatan

            Hyun yoo menggerakkan kepalanya dan terjatuh ke tanah.dia kesakitan dan tanpa disadari dia telah memakai kalung yang berbentuk hati dan ditengahnya terdapat lubang yang menyerupai kunci kecil ( kalung itu memiliki pasangan yaitu berbentuk kunci ).
“auhh..enaknya tidur disiang hari seperti ak tak memiliki beban hidup”hyun yoo mulai menguap dan menggerakan kedua tangannya
“enaknya lagi jika aku punya pacar ya.ahh..itu tidak mungkin.hahaha”dia mulai mengejek dirinya sendiri
Sung hyun yoo mulai melangkah menuju rumahnya tetapi dia belum menyadari akan kalung itu.dia melihat ibunya yang menonton televisi lalu menyapanya dengan ceria seperti biasanya.
“eomma...eomma...”hyun yoo memanggil ibunya tetapi ibunya sedang asyik menonton acara televisi
“eomma..eomma...”panggilnya lagi
“iya kenapa?”respon ibunya
“eomma,asyik sekali sampai tak menyadari aku pulang”hyun yoo mulai menggerutu
“ahh..mianhe”ucap ibunya sambil meraih tangan anaknya
“kamu memilih kalungnya cantik sekali.beli dimana?”ibunya menyadari hyun yoo memakai kalung
“aku tak membeli apapun”bantahnya
Seketika itu dia melihat lehernya.dan ternyata benar tersemat kalung berbentuk hati yang cantik sekali.dia tak percaya dan mulai memegang lembut kalung itu.dia tak tahu bagaimana bisa ada kalung dilehernya padahal dia tak pernah membelinya ataupun melihatnya.ibunya menanyakan lagi tentang kalung yang dipakainya dan dia secepat kilat mencari alasan.
“iyaa eomma,tadi aku beli di toko dekat sekolah.aku sampai lupa”jawabnya gugup sembari tersenyum
Hyun yoo mencari alasan dan menghindari ibunya bertanya macam-macam,dia pamit pergi ke kamarnya untuk istirahat karena lelah sedari tadi bermain bersama sahabatnya.padahal dia tadi hanya dia bahkan tertidur di bawah pohon maple.
            “aneh..siapa yang memberiku ini?apakah malaikat yang memberiku ini?entahlah.tapi aku menyukainya”narasi hyun yoo
Dia mencoba mengingat-ingat tentang kalung itu tetapi hasilnya nihil.dia tak mengetahui asal mula kalung itu bisa ada di dirinya.
Di kamar dong bin,
Dong bin mondar-mandir memikirkan hyun yoo yang akan kuliah di amerika besok.dia ingin menanyakan kebenaran ini ke hyun yoo namun dia tak tahu harus memulai tanyanya dari mana.dia akhirnya memutuskan untuk menelpon hyun yoo,dan hyun yoo me-reject panggilan dari dong bin.hyun yoo menghindarinya karena dia tak tahu harus memberi salam perpisahannya bagaimana.dong bin tak menyerah kemudian dia mulai mengetik dan mengirim message ke hyun yoo.
“hyun yoo...kamu besok sibuk gak?makan bersamaku mau kan?”message dari dong bin
Hyun yoo yang sedang bermain laptop mendapat message dari dong bin.akan tetapi dia hanya membaca dan tak membalasnya.dong bin masih terus berjuang menghubungi hyun yoo dengan menelponnya dan itupun masih tak ada respon.akhirnya,dia menuju rumah hyun yoo dan dia melihat hyun yoo yang sedang duduk di ayunan.dia ingin mendekatinya dengan ragu-ragu.
“kamu sedang apa?memikirkan aku ya?”godanya sembari mengayunkan ayunan itu
“kamu bikin kaget aja.aku..aku..hanya ingin melihat indahnya bintang”ucap hyun yoo terbata-bata
“aigoo..aigoo..kan ada bintang didekatmu ini.lebih bersinar malah”goda dong bin lagi
“kau mulai lagi..sudah jangan menggodaku lagi.cukup..”teriak hyun yoo
“iya..iya..tadi aku telpon tapi tak diangkat trus aku ngirim message tak djawab.kamu kenapa?kamu ...”tanya dong bin
“aku kenapa?ouhh tadi handphone ku lagi di cas.”potong hyun yoo cepat
“hye ah...dia dimana?”hyun yoo mengalihkan pembicaraan
“dia dirumahnya.kenapa?kau rindu?”dong bin menggodanya lagi
“ahh..aku tak bisa memberi salam ke dia”gumamnya
“apa?memang kau mau pergi kemana pakai ngasih salam segala”dong bin pura-pura tidak tahu
            “aku akan pergi ke amerika,aku akan merindukan kalian”narasi sung hyun yoo
“bahkan ketika hanya ada kita berdua kau tak ingin menceritakan itu.aku tak ingin kau pergi”narasi kim dong bin
Dong bin duduk didepan hyun yoo lalu dia memejam matanya sebentar.akhirnya dia memulai menyatakan perasaannya yang selama ini dia sembunyikan sendiri.
“sung hyun yoo..”ucap dong bin pelan
“iyah..apa?”celetuknya cepat
“sebenarnya aku..aku dari dulu tak menyadari semua ini”ungkap dong bin serius
ahh..aku juga baru menyadari kamu dan hye ah itu sahabatku yang paling baik sepanjang hidupku ini”lanjutnya
“iyah itu yang aku maksud”ucap dong bin lemas
            “seharusnya memang begini,kamu takkan pernah tahu perasaanku selama ini.agar kedekatan kita tak renggang hanya perasaanku yang sesaat”narasi dong bin
Dong bin mengurungkan niatnya untuk mengungkapkan isi hatinya yang selama ini dia pendam,si hyun yoo ini kurang peka sama perasaan yang dong bin rasa.padahal sudah diberi clue sama si dong bin.hadeuh
“tuliling..tuliling..”bunyi handphone hyun yoo
“anyoenghaseyo..kamu dimana “suara handphone diseberang
“sini aja,lagi ditaman rumahku.nih,ada dong bin juga”sahut hyun yoo
Sesaat kemudian hye ah mengagetkan mereka berdua dengan suaranya yang memecahkan dunia.
“duarrr...”suara hye ah
hye ah langsung duduk disamping hyun yoo dengan hati yang menggebu-gebu.dia sepertinya memendam cinta ke dong bin tanpa sepengetahuan mereka.
            “dekat tetapi tak bisa lebih dekat dari ini.itulah yang terjadi di diriku”narasi hye ah
karena tatapan hye ah ke dong bin itu tatapan yang penuh makna.wah...cinta segetiga ya hehehe.hye ah tiba-tiba menanyakan sesuatu yang membuat hyun yoo shock.
“oh iya,kita kan sudah lulus dan aku ingin masuk di Universitas Shinwa yang terkenal itu.bagaimana dengan kalian?”tanyanya tiba-tiba
Sung hyun yoo tertegun mendengar semua itu.dong bin tahu itu menyinggung perasaan hyun yoo saat ini.dia langsung menjawab lebih dahulu dari hyun yoo.
“aku ingin ikut wamil terus jadi polisi yang menegakkan keadilan di negeri kita ini.keren kan aku”bangganya
“hoel..daebakk..pasti wanita disekitar kamu akan terpesona”goda hye ah
“wahh...padahal wamil itu lama sekali.kasian cewek kamu ditinggal sendiri.diputusin aja hahaha”sambut hyun yoo sembari tertawa
“kalian ini,bukannya memberikan semangat atau dorongan.ini malah pada godain aku.huuhhhh”ungkapnya sembari menahan ayunan
“begitu saja cukup hyun yoo sii..tertawalah sebanyak yang kau inginkan.itu membuatku bahagia”ungkapnya dalam hati
“ohoo..marah ya..”goda hyun yoo
“aigoo..aigoo..aku gak marah cuman sebel tapi tenang saja,tunggu tanggal mainnya”ucapnya girang
Malam itu suasana yang hening dan gelap gulita berubah ramai cerah berbintang.pemandangan persahabatan mereka yang damai dan hangat merubah hati hyun yoo yang merana menjadi bahagia sebab adanya sahabat disaat dia membutuhkan hiburan mereka datang.meski mereka tak tahu akan perasaan hyun yoo saat itu.
“moment ini yang sulit tuk ditinggalkan.terima kasih sahabatku.kalian penyemangatku.love you”narasi hyun yoo
“cinta yang tak seharusnya ada,kini terlahir semakin besar.cinta dari seorang sahabat namun bukan cinta untuk sahabat melainkan cinta yang benar-benar dari seorang laki-laki untuk perempuan”narasi dong bin

Comments