Skip to main content

Kedua

Terkadang aku rindu dengan masa lalu bukan tentang pilu namun rindu dengan kenangan indah dulu.rasanya bahagia,meski tak dapat kembali tapi aku dapat merasakan indah nya kenangan itu.Aku selalu katakan itu. Itu indah bukan semoga di masa yang akan datang ada kenangam yang indah juga.
~Aurel

Jangan bosan ya kalo semua ini tentang rindu.hhhe
Sebab rindu itu berat hingga ku tak dapat memegangnya dengan benar.
.............................................................
Secercah kilatan cahaya masuk ke kamar gadis yang masih setia dengan mimpi indahnya.
"My acaaaaaaaaaaaa.bangun ini udang siang.masa cantik" tidurnya kayak kerbau.ck"teriak Abang Aldi
"My acaaaaa"teriaknya sekali lagi dengan menggedor" pintu kamar Aurel yang terkunci rapat
"Astaghfirullah...abang.jangan teriak" dong.kayak speaker masjid aja.please deh"ucapnya dengan nada tak kalah tinggi
"Coba itu bukan Abang aku.duhhh udah aku jitak tuh kepala sama pgen jahit tuh mulutnya yang kayak cewek.untung Abang aku..ck"umpatnya pelan
"Oke,abang tunggu di bawah ya.15 menit lagi wajibun selesai terus sarapan."ucap Abang Aldi
"Yesss,sir.i know and i remember that"balas Aurel sembari melangkah ke kamar mandi
***
Waktu berlalu secepat kilat,kini Aurel telah sampai di depan sekolah nya yang akan menciptakan sebuah kenangan baru yang indah.
"Hai..."sapa seseorang di samping nya
Aurel otomatis memutar badannya dan menampilkan semburan hangat yang kian cepat.pasalnya seseorang yang dirindukan berada tepat di matanya.
"H..hi..R..Randii"balasnya dengan gugup
"Oh my God.. apalagi ini...kenapa jantungku tambah tak karuan.. please udah rel"runtuknya dalam hati
"Kamu kok disini.?bukannya..."tanya Randi penasaran
Sebelum Randi selesai bertanya ternyata bel masuk pun berdering kencang.
"Kringggg.....kringggg...."bel berbunyi
"Hufttt... Alhamdulillah bel" ucapnya dengan helaan nafas yang masih bisa didengar
"Kenapa rel?"tanya Randi
"Ahh tak apa.aku masuk dulu ya"ucapnya tersenyum manis
Randi yang melihat Aurel semakin menjauh mulai mengeluh karena tak dapat bertegur sapa dengannya.
"Entah kenapa,aku rindu dengan senyumnya meski senyum itu sudah kulihat beberapa detik yang lalu.namun rindu ini semakin menggebu2 pertanda ingin sekali menatapnya lebih dalam"gumam Randi melangkah ke dalam kelas
***
Dikoridor menuju kelas banyak segerombolan cewek-cewek yang masih terkagum-kagum dengan pesona yang dimiliki Randi.
"oh my...tuh kakel cakep juga"
"Kapan gitu dia jalan barang gue"
"Huh...ngimpi tuh"
"Wow...doi tambah hari tambah oke juga"
"Sssttt nanti doi nya denger terus nyamperin kita gimana?"
"Yaelah..tinggal tatap aja doi..hhh"
"Mana mau doi memandang lu yang matanya ga mau melek"
"Hhhhhhaaa"
"Enak aja lu ya...Huh"
Tiba-tiba salah satu dari mereka bergerak ke depan dan menghadang Randi.
"hei kak..."sapa Risma
"hmm.kenapa?" Tanyanya
dengan tatapan sinis
"emm...kenalin namaku Risma kelas X IPA 3" ucap Risma sembari memajukan tangan kanannya
"hmmm..Randi"balasnya namun tak membalas uluran tangan Risma
Risma yang melihatnya pun hanya tersenyum kecut namun masih tetap ceria.
"Kak...kata Bu Lina,kakak suka ngajarin anak-anak yang gak bisa pelajaran Bahasa inggris.apa bener kak?"tanyanya basa basi,padahal Risma juga sudah tahu dari awal
"Yapp..napa?"tanyanya cuek
"Emm...Risma boleh gak ikutan belajar sama kakak?"
"Ini anak sumpah nyebelin banget.. untung cewek adek kelas pula kalo gak udah aku cuekin dari tadi..huffft sabar di.."gumamnya dalam hati
"Ya.dateng aja jam 2 hari Rabu"jawabnya sembari melangkah menjauh dari Risma
"Okke.thank you kak..."teriak Risma sembari melirik ke teman2nya dengan penuh kemenangan
Mereka hanya berdecak malas melihatnya berbangga diri.
"Tuh liat kan...ya udah,bye...aku mau ke kelas dulu"ucap Risma
*****
Dapet salam rindu nih dari Risma uhuiii

Comments