Reini terlalu fokus dengan bajunya itu hingga tak menyadari ada sosok misterius yang mengintainya sedari tadi.Begitu dia lengah,sosok misterius itu berpura-pura memilih baju didekatnya dan langsung menarik paksa tas kecil miliknya.
Reini POV
"duh..sial,itu ada my handphone.klo uang sih gak masalah lah itu handphone yang banyak nomor temen-temen bisnis ku.duh..mana aku baru resign lagi.ahhhh"
"gimana ini..."sembari mengacak-acak rambutnya
"jangan...tolong jambret..jambret...heii...kembalikan tas milikku"teriaknya sembari mengejar jambret itu
"duh..sial,itu ada my handphone.klo uang sih gak masalah lah itu handphone yang banyak nomor temen-temen bisnis ku.duh..mana aku baru resign lagi.ahhhh"
"gimana ini..."sembari mengacak-acak rambutnya
"jangan...tolong jambret..jambret...heii...kembalikan tas milikku"teriaknya sembari mengejar jambret itu
Author POV
Petugas keamanan langsung mengejar jambret itu tetapi dia sangat lihai dalam melarikan diri dari kejaran mereka.Tepat saat reini akan keluar dari lift,dia bertabrakan dengan seorang cowok.cowok itu bernama Denis Pratama tapi biasa dipanggil Deta.Dia terlahir dari keluarga kaya raya,ganteng pasti,cool,tapi anti cewek.
"hei...klo jalan tuh lihat-lihat dong"reini mengomel sembari memegang highheels kiri nya yang patah tetapi deta secepat kilat menghilang dari hadapannya
"auw...kakiku.."
"oh my mine...this is my favorite"teriaknya sembari mengambil highheels yang patah
Petugas keamanan langsung mengejar jambret itu tetapi dia sangat lihai dalam melarikan diri dari kejaran mereka.Tepat saat reini akan keluar dari lift,dia bertabrakan dengan seorang cowok.cowok itu bernama Denis Pratama tapi biasa dipanggil Deta.Dia terlahir dari keluarga kaya raya,ganteng pasti,cool,tapi anti cewek.
"hei...klo jalan tuh lihat-lihat dong"reini mengomel sembari memegang highheels kiri nya yang patah tetapi deta secepat kilat menghilang dari hadapannya
"auw...kakiku.."
"oh my mine...this is my favorite"teriaknya sembari mengambil highheels yang patah
Author Pov
Tak lama kemudian,ada petugas keamanan yang menghampirinya.
"permisi mba..maaf tadi mba yang tasnya dijambret bukan ya?"petugas itu langsung bertanya
"ah..iya pak.gimana tas saya?ehh,maksud saya jambretnya udah ketangkep kan pak?"tanyanya penasaran
"iyah mba.mari ikut saya ke pos keamanan"petugas lalu mengajak dia
Sesampainya disana,dia dan deta langsung terkejut sebab orang yang bertabrakan tadi itu ada didepannya."kamu.."ucap mereka kompak sembari menunjuk
"mba,cowok ini yang menangkap jambret tadi dan ini tasnya.coba dicek lagi mba,takut ada yang hilang"petugas menjelaskan panjang lebar dan reini mengecek tasnya
Tak lama kemudian,ada petugas keamanan yang menghampirinya.
"permisi mba..maaf tadi mba yang tasnya dijambret bukan ya?"petugas itu langsung bertanya
"ah..iya pak.gimana tas saya?ehh,maksud saya jambretnya udah ketangkep kan pak?"tanyanya penasaran
"iyah mba.mari ikut saya ke pos keamanan"petugas lalu mengajak dia
Sesampainya disana,dia dan deta langsung terkejut sebab orang yang bertabrakan tadi itu ada didepannya."kamu.."ucap mereka kompak sembari menunjuk
"mba,cowok ini yang menangkap jambret tadi dan ini tasnya.coba dicek lagi mba,takut ada yang hilang"petugas menjelaskan panjang lebar dan reini mengecek tasnya
FLASHBACK
Deta tak sengaja bertabrakkan dengan reini,dan tak jauh dari sana dia mendengar petugas keamanan memanggil-manggil jambret dan berlarian mengejarnya.dia langsung ikut berpartisipasi mengejar jambret itu.dia mengambil jalan pintas untuk menangkapnya.sampai tangannya yang kanan terkilir namun jambretnya berhasil ditangkap dan diserahkan kepada petugas keamanan.
FLASHBACK END
Deta tak sengaja bertabrakkan dengan reini,dan tak jauh dari sana dia mendengar petugas keamanan memanggil-manggil jambret dan berlarian mengejarnya.dia langsung ikut berpartisipasi mengejar jambret itu.dia mengambil jalan pintas untuk menangkapnya.sampai tangannya yang kanan terkilir namun jambretnya berhasil ditangkap dan diserahkan kepada petugas keamanan.
FLASHBACK END
Reini menghela nafas panjang "thanks ya,udah nyelamatin tasku ini dan maaf juga buat ucapanku tadi"reini mengakui kebaikan deta sembari mengulurkan tangan
"iyah sama-sama"ucap deta dengan meraih uluran tangan reini dan langsung menarik tangannya kembali sebab tangannya masih sakit lalu pergi
"iyah dia itu cakep,baik tapi kog jutek gtuh sih"runtuknya sembari urung diri dari pos keamanan
"iyah sama-sama"ucap deta dengan meraih uluran tangan reini dan langsung menarik tangannya kembali sebab tangannya masih sakit lalu pergi
"iyah dia itu cakep,baik tapi kog jutek gtuh sih"runtuknya sembari urung diri dari pos keamanan
"Ada saatnya kesalahan pahaman menjadi sebuah kunci takdir yang indah"
Masih penasaran gimana???
Yukkkkkz baca selanjutnya..
Don't forget to comment okay😉
Yukkkkkz baca selanjutnya..
Don't forget to comment okay😉
Saranghea🙆
Next Episode
Comments
Post a Comment